Pakan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam keberhasilan usaha peternakan kerbau rawa. Kendala yang sering dihadapi oleh peternak kerbau rawa di Desa Sapala adalah masalah pakan, terutama pada musim hujan (air dalam). Ternak kerbau kekurangan pakan karena rumput lokal larut terbawa air dan membusuk ke dasar rawa. Ternak kerbau banyak yang mati lemas karena kelelahan berenang untuk mencari pakan. Selain itu juga kondisi anak-anak kerbau rawa terlihat kurus-kurus, karena dibiarkan dalam kandang sepanjang hari tanpa diberi pakan apapun. Solusi yang ditawarkan tim pelaksana melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM)ini adalah memberikan penyuluhan dan pendampingan pembuatan pakan suplemen Urea Molases Multinutrien Moringa Blok (UM3B) sebagai pakan ternak kerbau rawa. Pakan UM3B ini merupakan penerapan hasil Penelitian Hibah PTUPT dari DRPM Dikti tahun 2018-2020. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberdayakan masyarakat khususnya di Desa Sapala agar pengetahuan dan keterampilan peternak menjadi meningkat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, demonstrasi pembuatan UM3B, dan transfer teknologi berupa alat press UM3B. Berdasarkan Hasil kegiatan dapat diketahui bahwa semua kegiatan yang telah direncanakan dapat berjalan lancar dan peserta kegiatan yang dilibatkan dalam kegiatan ini berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Peserta kegiatan mengikuti pembelajaran teori dengan rasio pertemuan sebesar 20 % dan praktik dengan rasio pertemuan 80 %. Karakteristik peternak yang ada sangat mendukung dalam pengembangan peternakan kerbau rawa. Peternak mengikuti kegiatan penyuluhan dan praktek pembuatan Urea Molases Multinutrien Moringa Blok (UM3B). Pengetahuan peternak mengalami peningkatan 100% setelah dilakukan penyuluhan. Disamping itu juga peternak banyak yang terampil (90%) dalam membuat pakan suplemen berupa Urea Molases Multinutrien Moringa Blok (UM3B).
Copyrights © 2024