Dalam setiap pekerjaan faktor kesehatan keselamatan kerja adalah hal yang penting. Dibutuhkan adanya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 untuk mengendalikan risiko yang terkait dengan aktivitas kerja sebagai akibatnya pekerjaan bisa mengkategorikan safety atau tidak. Pada penelitian ini dilakukan analisis risiko pada proyek konstruksi Jembatan S. Bikat Cs, pada PT. Bragas Cipta Construksi yang bertujuan mengetahui tingkat risiko dan pengendalian risiko yg harus dilakukan sesuai metode Hazard Identification Risk Assesment & Determination Control (HIRADC). Identifikasi bahaya dilakukan sesuai hasil observasi pada lapangan dan wawancara dengan ahli, melakukan penilaian tingkat risiko menggunakan HIRADC, kemudian memilih pengendalian yang harus diterapkan buat meminimalisir risiko bahaya. Hasil penelitian dihasilkan berasal 7 jenis pekerjaan serta total 24 bahaya, ada penurunan tingkat risiko selesainya dilakukan pengendalian di tingkat risiko Ekstrim (E) sebanyak 0 (tidak ada) bahaya (0 %), bahaya pada tingkat risiko tinggi (H) sebanyak 3 bahaya (12.5 %), bahaya pada tingkat risiko moderat (M) sebanyak 21 bahaya (87.5 %) dan bahaya pada tingkat risiko rendah (R) sebanyak 0 bahaya (0 %).
Copyrights © 2024