Miskonsepsi seringkali terjadi pada proses pembelajaran terkhusus pada materi fisika yang banyak mengandung konsep-konsep. Untuk mengatasi miskonsepsi ini ada beberapa cara, langkah awal yang dilakukan yaitu identifikasi miskonsepsi terlebih dahulu untuk mengetahui tingkat miskonsepsi peserta didik serta apa yang menyebabkan peserta didik mengalami miskonsepsi. Indentifikasi miskonsepsi ini diperlukan alat berupa instrument untuk menjadi pengukur miskonsepsi. Pada penelitian ini peneliti menggunakan alat berbasis website atau digital yaitu diagnostic test berformat five-tier berbasis website. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan subjek penelitian peserta didik kelas VIII SMP 22 Sarolangun sebanyak 51 peserta didiik. Cara pengumpulan data dilakukan menggunakan website atau secara digital menggunaka link yang telah dimuat didalamnya intrumen miskonsepsi. Teknik analisis data menggunakan alur Milen & Hubamen yaitu diawali dengan mereduksi data, kemudian pengumpulan data dan terakhir kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa banyak peserta didik yang mengalami miskonsepsi pada materi pesawat sederhana yaitu pada konsep usaha, tuas dan katrol majemuk serta yang menyebabkan peserta didik mengalami miskonsepsi itu sendiri adalah pemikiran pribadi peserta didik itu sendiri.
Copyrights © 2024