Presisi merupakan indikator seberapa mendekatnya serangkaian pengukuran satu terhadap yang lain. Presisi juga dapat diartikan sebagai level keberagaman yang terletak pada nilai beberapa pengukuran dari faktor yang sama. Sementara itu, preparasi sampel batubara adalah proses pengecilan ukuran dari ukurang gross sampel (± 50 mm) menjadi ukuran yang lebih kecil menjadi ukuran Jaw Crusher (±13mm), Hammer Mill (±4,75mm), dan Cross Beater Mill (±0,250 mm). Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami mengapa dilakukan pengujian presisi pada preparasi sampel batubara dan dapat mengetahui bagaimana cara menghitung nilai presisi pada preparasi batubara dengan metode ASTM (American Society for Testing and Material). Salah satu caranya adalah dengan mengambil nilai SDA2 (variasi dalam satu sampel) dan S02 (variasi dalam satu increment), mencari nilai volatile matter, dan kemudian dibandingkan antara SDA2 dan S02. Perhitungan nilai presisi dilakukan dengan dua perhitungan nilai penting yaitu SDA2 dan S02 dimana dengan nilai SDA2 tidak boleh lebih 20% dari nilai S02. Pada sampel yang telah diuji didapatkan nilai SDA2 = 0,2902 dan 14,8580 dimana 20% dari nilai S02 = 2,97. Dengan demikian, dapat disimpulkan preparasi batubara pada penelitian ini telah dilakukan dengan baik.
Copyrights © 2024