Kanker paru-paru menempati peringkat enam dari sepuluh penyakit penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Kanker paru dengan stadium lanjut membutuhkan proses pengobatan yang lama, rutin, teratur, dan berisiko terjadi masalah kegawatdaruratan. Pemantauan respon pasien terhadap kegawatdaruratan kanker paru perlu diperhatikan dan dipahami oleh keluarga, sehingga dapat diambil sikap yang tepat ketika di rumah. Keluarga perlu kita libatkan dalam pengambilan tindakan ketika terjadi kegawatdaruratan, sehingga perlu diberikan edukasi tentang kegawatdaruratan kanker paru ketika di rumah. Tujuan jangka panjang pada pengabdian masyarakat ini adalah adanya upaya peningkatan pengetahuan keluarga tentang kegawatdaruratan kanker paru dan cara merawat pasien di rumah. Metode pengabdian masyrakat ini menggunakan metode ceramah dan media booklet. Pengabdian masayarakat akan dilaksanakan pada komunitas keluarga dengan pasien kanker paru bulan April-Mei 2021. Kegiatan ini dihadiri oleh 63 orang masyarakat, dibagi menjadi 3 kelompok kecil yang terdiri dari 1 kelompok 21 orang masyarakat. Kegiatan ini dimulai dengan perkenalan penyaji maupun fasilitator, penjelasan tujuan kegiatan hingga penyampaian materi serta pelaksanaan senam secara bersama-sama. Fasilitator membantu dalam membagikan poster sebagai alat bantu agar masyarakat dapat memahami materi dengan lebih baik. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah dilaksanakannya penyuluhan kesehatan.
Copyrights © 2024