Pada usia dini, konsumsi buah dan sayur yang memadai penting untuk kesehatan dan perkembangan anak-anak. Data Riskesdas (2018) menunjukkan bahwa hampir 95,5% dari penduduk di bawah usia 10 tahun di Indonesia mengalami kekurangan dalam konsumsi buah dan sayur. Di DKI Jakarta, sekitar 90,6% anak-anak usia di bawah 10 tahun juga menghadapi masalah serupa. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan preferensi anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) terhadap konsumsi buah dan sayur melalui program penyuluhan gizi yang dilaksanakan pada Anak Taman Kanak-Kanak berjumlah 38 siswa. Metode yang digunakan meliputi presentasi, aktivitas mencicipi, permainan edukatif, dan evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam preferensi anak-anak terhadap buah dan sayur setelah intervensi. Simpulan penelitian ini mendukung pentingnya pendidikan gizi dalam membentuk pola makan sehat sejak dini di sekolah-sekolah.
Copyrights © 2024