Penggunaan insektisida kimia dapat berdampak buruk bagi lingkungan dan manusia. Berdasarkan efek penggunaan insektisida kimia yang sangat merugikan bagi masyarakat maka dibutuhkan bahan-bahan yang dapat menanggulangi dan membasmi kecoa amerika seperti sirih merah dan sirih hijau yang memiliki potensi sebagai insektisida alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan potensi ekstrak daun dan batang sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) dengan daun dan batang sirih hijau (Piper betle L) sebagai insektasida herbal terhadap mortalitas kecoak amerika (Periplanela Americana). Hasil penelitian dari daun dan batang sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) bahwa mortalitas kecoa amerika terjadi pada control positif, konsentrasi 85% dan konsentrasi 95% dimana jumlah mortalitas kecoa amerika sebanyak 5 ekor sedangkan pada konsentrasi 75% jumlah mortalitas hanya 4 ekor dan kontrol negatif tidak terdapat mortalitas karena hanya diberikan aquades. Hasil penelitian dari daun dan batang sirih hijau (Piper betle L) bahwa mortalitas kecoa amerika terjadi pada control positif, konsentrasi 75%, konsentrasi 85% dan konsentrasi 95% dimana jumlah mortalitas kecoa amerika sebanyak 5 ekor k sedangkan pada negatif tidak terdapat mortalitas karena hanya diberikan aquades. Hasil uji statistic pada daun dan batang sirih merah terdapat mortalitas pada kecoa amerika yang di tunjukan pada nilai uji kruskal wallis nilai signifikansinya 0,012 ≤ 0,05 sedangkan hasil uji statistic pada daun dan batang sirih hijau terdapat mortalitas pada kecoa amerika yang di tunjukan pada nilai uji kruskal wallis nilai signifikansinya 0,048 ≤ 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun dan batang sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) serta ekstrak daun dan batang sirih hijau (Piper betle L) memiliki pengaruh terhadap mortalitas kecoa amerika (Periplaneta Americana)
Copyrights © 2024