Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis strategi penguatan literasi yang dapat dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam kebijakan kampus belajar di smp negeri 4 bengkulu selatan. Metode yang digunakan adalah metode studi pustaka, yaitu memperoleh data, bahan dan rujukan dari berbagai sumber seperti buku, artikel, hasil penelitian, dan peraturan pemerintah yang berhubungan dengan kebijakan kampus belajar dan penguatan literasi di smp negeri 4 bengkulu sela. Mewujudkan merdeka belajar melalui kebijakan pemerintah selain memfokuskan pada karakter namun juga proses pembelajaran dalam evaluasi berupa asesmen (AKM) dalam upaya memperkuat literasi dapat dilakukan dengan menerapkan budaya literasi di sekolah, pembentukan team literasi sekolah (TLS), melibatkan pihak ketiga, menggerakkan komunitas praktisi dan juga menjalankan program-program sekolah yang melibatkan peserta didik secara langsung untuk penguatan literasi. Literasi menjadi kompetensi minimum atau kompetensi dasar yang dibutuhkan peserta didik untuk bisa belajar. Pelaksanaan asesmen tersebut akan dilakukan oleh peserta didik yang berada di tengah jenjang sekolah, sehingga dapat mendorong guru dan sekolah untuk memperbaiki mutu pembelajaran.
Copyrights © 2024