Abstract: The culinary area of Taman Tunggal Sangomang is located on Jl. Yos Sudarso, Palangka Raya City, started operating in 2018 as a relocation of a culinary park located at the estuary of Jl. Yos Sudarso in the Big Roundabout area, aims to rearrange the city space. Over time, the outlets in this culinary area have changed shape in every physical and space by changing the facade design of the containers that have been provided, to show the identity of ownership of the merchant. This has an effect on the diverse appearance of the facade with contrasting facade elements. This study aims to see changes in container outlets in the Taman Sangomang culinary area that have changed from the first time this area was inaugurated. The method used is descriptive qualitative. Collecting data by in-depth interviews with resource persons, field observations, and documentation. The results showed that the change in the shape of the facade was due to the addition of space made by the store owner from insufficient buying and selling activities and the seller's natural behavior to protect what was his property.Abstrak: Kawasan kuliner Taman Tunggal Sangomang berada di Jl.Yos Sudarso, Kota Palangka Raya, mulai beroperasi tahun 2018 merupakan relokasi taman kuliner yang berada di simpang bundaran besar Palangka Raya arah Jl. Yos Sudarso menuju ke Universitas Palangka Raya, dengan tujuan untuk menata ulang penggal jalan di ruang Kota. Seiring berjalannya waktu, gerai di kawasan kuliner ini mengalami perubahan bentuk disetiap fisik dan ruang. Pemilik mengubah desain fasad dari kontainer sebagai bentuk awal yang telah disediakan pemerintah, untuk menunjukan identitas kepemilikan dari pedagang tersebut. Perubahan ini berpengaruh pada tampilan fasad bangunan dan bentuk yang beragam dengan elemen fasad yang kontras. Penelitian ini bertujuan melihat perubahan pada gerai kontainer di kawasan kuliner Taman Sangomang sejak pertama kali kawasan ini diresmikan. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam dengan narasumber, pengamatan di lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian terlihat bahwa perubahan bentuk fasad karena penambahan ruang yang dilakukan oleh pemilik gerai dari aktivitas jual-beli yang tidak tercukupi dan perilaku alamiah penjual untuk memenuhi kebutuhan ruang serta melindungi properti atas hal yang menjadi hak miliknya.
Copyrights © 2023