Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan sekolah terhadap pola sosial siswa di SD Negeri 09 Kayu Agung. Lingkungan sekolah meliputi aspek fisik, sosial, dan budaya yang secara signifikan mempengaruhi interaksi dan hubungan sosial antar siswa. Teori-teori seperti Teori Ekologi Bronfenbrenner, Teori Belajar Sosial Bandura, Teori Keterikatan Bowlby, dan Teori Iklim Sekolah memberikan kerangka kerja konseptual yang kuat untuk memahami dinamika ini. Studi menunjukkan bahwa kondisi fisik sekolah, budaya yang diterapkan, kualitas pengajaran, dan kegiatan ekstrakurikuler memainkan peran penting dalam membentuk perilaku sosial siswa. Hasil analisis mengkonfirmasi bahwa lingkungan sekolah yang positif dapat mendorong perkembangan pola sosial yang sehat, sedangkan lingkungan yang negatif dapat memicu perilaku menyimpang. Dengan demikian, penting bagi sekolah untuk menciptakan lingkungan yang mendukung agar terbentuk perilaku sosial siswa yang konstruktif dan produktif. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan infrastruktur, mengembangkan budaya sekolah inklusif, pelatihan guru, dan mengelola kelompok sebaya untuk mencapai tujuan tersebut.
Copyrights © 2024