Mual dan muntah pasca operasi (PONV) merupakan kondisi yang tidak menyenangkan bagi pasien dan merupakan efek samping anestesi pasca laparotomi. Kombinasi deksametason dan ondansetron merupakan salah satu kombinasi obat antiemetik yang dapat menangani PONV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik PONV pasca laparotomi yang diberikan kombinasi deksametason dan ondan cetron di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie berdasarkan usia, jenis kelamin, jenis laparotomi, lama operasi, jenis anestesi, dan status ASA. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner RINVR dan status pasien. Hasilnya kategori tidak mual dan muntah merupakan yang tertinggi pasca laparotomi. Laparotomi paling banyak dilakukan pada kelompok umur 56-65 tahun (37,5%) dengan dominasi perempuan (51,8%), jenis laparotomi terbanyak adalah apendektomi (44,6%) dengan durasi laparotomi terbanyak 120 menit (37,5%). %). Anestesi umum merupakan jenis anestesi yang paling umum digunakan pada laparotomi (69,6%). Kategori ASA II ditemukan paling banyak (94,6%). Sehingga disimpulkan sebagian besar sampel tidak mengalami PONV setelah diberikan kombinasi deksametason dan ondansetron pasca laparotomi di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie.
Copyrights © 2024