Dalam upaya mengatur atau memanajemen penggunaan Sumber Daya Manusia agar realistis dalam sebuah proyek konstruksi, maka harus diketahui tingkat produktivitas dari tenaga kerja. Rencana Anggaran Biaya dan Time schedule digunakan sebagai pedoman dan alat kontrol waktu pelaksanaan pekerjaan, biaya dan produktivitas pelaksanaan dari tenaga kerja maupun alat - alat kerja dalam proyek tersebut. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis waktu dan biaya berdasarkan produktivitas tenaga kerja pada proyek pembangunan Gedung KIR Kota Sorong. Data yang digunakan adalah data primer berupa laporan harian yang berdasarkan pengamatan di lapangan. Dari hasil penilitian diketahui produktivitas tenaga kerja dilapangan 60% lebih besar dari produktivitas tenaga kerja perencanaan. Berdasarkan perencanaan waktu yang dibutuhkan dalam pekerjaan proyek dengan luas 1.050 m2 dengan tenaga kerja yang dibatasi sebanyak 20 orang yang terdiri dari dari 1 mandor, 2 kepala tukang, 5 tukang dan 13 pekerja adalah 185 hari dengan total ongkos pekerjaan Rp.751.105.000.00 dan berdasarkan pengamatan di lapangan waktu untuk menyelesaikan proyek konstruksi tersebut dengan jumlah tenaga kerja yang sama diperlukan waktu selama 124 hari dengan total ongkos pekerjaan sebesesar Rp.470.490.000.00. Sehingga dapat disimpulkan pelaksanaan pekerjaan di lapangan lebih cepat 61 hari dari perencanaan dengan menghemat ongkos pekerjaan sebesar Rp.280.615.000,00.
Copyrights © 2023