Banjir bandang menjadi ancaman serius yang mengintai bagi siapapun yang beraktivitas disungai, seperti aktivitas penambang pasir vulkanik yang kerap kali mendatangkan korban yaitu secara mendadak banjir bandang datang secara tiba-tiba dari dataran tinggi. Banyak penelitian untuk membuat sistem peringatan dini berbasis Internet of Things (IoT) yang telah dilakukan umumnya menggunakan Water Flow Sensor yang kurang tepat untuk banjir bandang, tidak menggunakan platform Thingspeak dan membutuhkan pembangkit tenaga listrik konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk membuat prototipe sistem peringatan dini banjir bandang bagi penambang pasir vulkanik berbasis Internet of Things menggunakan alarm dan media sosial twitter, serta memanfaatkan sensor Ultrasonic, sensor IR (Infrared) Line Tracking, dan modul jaringan ESP8266 menggunakan protokol HTTP (Hypertext Transfer Protocol) untuk terhubung ke platform Thingspeak. Terdapat Solar Cell yang digunakan untuk mengisi daya berbagai perangkat menggunakan cahaya matahari. Setelah dilakukan pengujian pada sistem ini menggunakan Black Box Testing dengan hasil semua perangkat dapat bekerja dengan baik. Peringatan dini melalui alarm terbukti dapat memberikan peringatan secara cepat, dan informasi bencana dapat diakses melalui twitter, serta hasil pendeteksian sensor ditampilkan melalui grafik.
Copyrights © 2024