Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi instruksional guru Sekolah Dasar Negeri 1 Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh, yang terletak di daerah berkembang. Studi kualitatif ini menggunakan metode studi kasus untuk memahami praktik komunikasi guru di kelas dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru di daerah tertinggal harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang kurang mendukung, dengan menerapkan kreativitas dan fleksibilitas dalam merancang strategi komunikasi instruksional yang efektif. Temuan ini dapat memberikan masukan berharga bagi upaya peningkatan kualitas pembelajaran di daerah-daerah terpinggirkan.
Copyrights © 2024