Stres telah menjadi hambatan nomor satu pada prestasi akademis mahasiswa. Sebagian besar itu timbul dari ketegangan yang disebabkan oleh tuntutan akademik dalam penyelesaian skripsi. Saat ini tingkat stress akademik mahasiswa semester 8 dan di atasnya dari program studi eksakta telah ditemukan respon heterogen berkategori ringan dan sedang yang teridentifikasi dari gejala fisik, psikologi dan perilaku stres. Kebaruan penelitian adalah menekankan pada respon stres akademik mahasiswa hanya semester 8 yang sedang penyelesaian skripsi dari program studi pendidikan eksakta dan non eksakta. Penelitian bertujuan menganalisis respon homogen stres mahasiswa dalam penyelesaian skripsi di FKIP Universitas Siliwangi. Metode Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan populasi 363 mahasiswa angkatan 2020 dari program studi eksakta dan noneksakta. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan 190 sampel. Instrumen penelitian adalah kuesioner Depression Anxiety Stress Scale 42 (DASS 42). Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian yaitu Mahasiswa eksakta yang sedang penyelesaian skripsi mempunyai tingkat respon stres akademik berkategori sedang yang didominasi oleh gejala psikologi stres. Pencapaian respon stress ini linier dengan karakteristik stres akademik mahasiswa berdasarkan jenis kelamin perempuan dan Program Studi Pendidikan Fisika, Matematika dan Biologi. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (non eksakta) dan karakteristik stres mahasiswa berdasarkan usia dan lama kerja didominasi tingkat respon stres mahasiswa berkategori ringan. Kesimpulan yaitu Gejala psikologi stres sebagian besar mahasiswa semester 8 bersumber dari perasaan terbebani penyusunan skripsi, tertekan dari dosen pembimbing dan kecemasan dari teman angkatan.
Copyrights © 2024