Indonesian Journal of Health Science
Vol 4 No 1 (2024)

Forulasi, Karakteristik, Dan Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Gel Moisturizer Anti-Aging Ekstrak Daun Sukun (Artocarpus altilis)

Shofiah, Siti Aminatus (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Mar 2024

Abstract

Penuaan kulit akibat radikal bebas mampu dinetralisir dengan antioksidan. Penggunaan antioksidan diperlukan kosmetik anti-aging berupa gel moisturizer anti-aging untuk merawat kulit wajah. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan formulasi serta menguji karakteristik dan aktivitas antioksidan gel moisturizer anti-aging dengan kandungan daun sukun. Daun sukun diekstraksi dengan metode maserasi selama 3x24 jam menggunakan pelarut etanol 96%. Di buat empat formulasi gel moisturizer anti-aging dengan konsentrasi ekstrak F0 0%, F1 10%, F2 15%, dan F3 20%. Hasil uji karakteristik sediaan gel moisturizer anti-aging berbentuk semi solid sesuai standar SNI sediaan topikal, berwarna kuning kehijauan, memiliki aroma khas daun sukun, bersifat homogen, memiliki nilai pH dan daya sebar yang aman bagi kulit, tidak menyebabkan iritasi, serta mampu melembabkan kulit. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Pada F3 mempunyai antioksidan kuat, F2 sedang, F1 lemah, dan F0 lemah. Formulasi gel moisturizer anti-aging yang terbaik ada pada F3 dengan antioksidan kuat. Penuaan kulit akibat radikal bebas mampu dinetralisir dengan antioksidan. Penggunaan antioksidan diperlukan kosmetik anti-aging berupa gel moisturizer anti-aging untuk merawat kulit wajah. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan formulasi serta menguji karakteristik dan aktivitas antioksidan gel moisturizer anti-aging dengan kandungan daun sukun. Daun sukun diekstraksi dengan metode maserasi selama 3x24 jam menggunakan pelarut etanol 96%. Di buat empat formulasi gel moisturizer anti-aging dengan konsentrasi ekstrak F0 0%, F1 10%, F2 15%, dan F3 20%. Hasil uji karakteristik sediaan gel moisturizer anti-aging berbentuk semi solid sesuai standar SNI sediaan topikal, berwarna kuning kehijauan, memiliki aroma khas daun sukun, bersifat homogen, memiliki nilai pH dan daya sebar yang aman bagi kulit, tidak menyebabkan iritasi, serta mampu melembabkan kulit. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Pada F3 mempunyai antioksidan kuat, F2 sedang, F1 lemah, dan F0 lemah. Formulasi gel moisturizer anti-aging yang terbaik ada pada F3 dengan antioksidan kuat.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

ijhs

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Veterinary

Description

Indonesian Journal of Health Science is a place for disseminating research results in the field of health, including, but not limited to topics of public health, environmental health, occupational health, pharmacy, nutrition, epidemiology, medical laboratories, physiotherapy, or other general ...