Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Forulasi, Karakteristik, Dan Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Gel Moisturizer Anti-Aging Ekstrak Daun Sukun (Artocarpus altilis) Shofiah, Siti Aminatus
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i1.579

Abstract

Penuaan kulit akibat radikal bebas mampu dinetralisir dengan antioksidan. Penggunaan antioksidan diperlukan kosmetik anti-aging berupa gel moisturizer anti-aging untuk merawat kulit wajah. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan formulasi serta menguji karakteristik dan aktivitas antioksidan gel moisturizer anti-aging dengan kandungan daun sukun. Daun sukun diekstraksi dengan metode maserasi selama 3x24 jam menggunakan pelarut etanol 96%. Di buat empat formulasi gel moisturizer anti-aging dengan konsentrasi ekstrak F0 0%, F1 10%, F2 15%, dan F3 20%. Hasil uji karakteristik sediaan gel moisturizer anti-aging berbentuk semi solid sesuai standar SNI sediaan topikal, berwarna kuning kehijauan, memiliki aroma khas daun sukun, bersifat homogen, memiliki nilai pH dan daya sebar yang aman bagi kulit, tidak menyebabkan iritasi, serta mampu melembabkan kulit. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Pada F3 mempunyai antioksidan kuat, F2 sedang, F1 lemah, dan F0 lemah. Formulasi gel moisturizer anti-aging yang terbaik ada pada F3 dengan antioksidan kuat. Penuaan kulit akibat radikal bebas mampu dinetralisir dengan antioksidan. Penggunaan antioksidan diperlukan kosmetik anti-aging berupa gel moisturizer anti-aging untuk merawat kulit wajah. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan formulasi serta menguji karakteristik dan aktivitas antioksidan gel moisturizer anti-aging dengan kandungan daun sukun. Daun sukun diekstraksi dengan metode maserasi selama 3x24 jam menggunakan pelarut etanol 96%. Di buat empat formulasi gel moisturizer anti-aging dengan konsentrasi ekstrak F0 0%, F1 10%, F2 15%, dan F3 20%. Hasil uji karakteristik sediaan gel moisturizer anti-aging berbentuk semi solid sesuai standar SNI sediaan topikal, berwarna kuning kehijauan, memiliki aroma khas daun sukun, bersifat homogen, memiliki nilai pH dan daya sebar yang aman bagi kulit, tidak menyebabkan iritasi, serta mampu melembabkan kulit. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Pada F3 mempunyai antioksidan kuat, F2 sedang, F1 lemah, dan F0 lemah. Formulasi gel moisturizer anti-aging yang terbaik ada pada F3 dengan antioksidan kuat.