Limbah Sekam padi mengandung mikrokristalin selulosa yang dapat digunakan sebagai bahan pengisi tablet menggunakan metode granulasi kering. Tablet merupakan sediaan yang banyak digunakan dalam sediaan farmasi dibandingkan sediaan lain karena pemberiannya dilakukan secara oral. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dan bertujuan untuk membandingkan variasi formula yang berbeda pada bahan pengisi sekam padi (Oryza sativa L.) dengan konsentrasi 15%, 20%, dan 25% dengan bahan pengisi yang biasa digunakan pada granulasi kering yaitu Pregelatine starch dengan konsentrasi 20%. Penelitian ini meliputi proses proses pembuatan bahan pengisi sekam padi, proses granulasi kering, uji evaluasi granulasi berupa uji organoleptis, uji waktu alir, uji sudut diam, dan uji indeks kompresibilitas dan uji evaluasi stabilitas tablet berupa uji organoleptis, uji keseragaman bobot, uji kekerasan tablet, uji kerapuhan tablet, dan uji waktu hancur. Pada formula III dengan konsentrasi kulit besar 25% memiliki hasil maksimal dengan kekerasan 6,8 kg/cm2, kerapuhan 0.76%, dan waktu hancur 8 menit. Analisis data menggunakan deskriptif dan uji One Way Anova dengan software SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula III dengan konsentrasi 25% yang paling baik selama pengamatan enam minggu dilihat dari hasil uji keseragaman bobot, uji kekerasan, uji kerapuhan dan uji waktu larut yang paling memenuhi persyaratan.
Copyrights © 2024