Pendapatan tenaga kerja di sektor pertanian adalah yang terendah, meskipun sektor ini menyerap tenaga kerja terbanyak di Indonesia. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menawarkan kemudahan akses informasi pertanian secara online yang dapat meningkatkan pendapatan petani. Penelitian ini menganalisis dampak penggunaan handphone terhadap peningkatan pendapatan di sektor pertanian melalui nilai total produksi dalam Rupiah. Data sekunder dari IFLS-5 tahun 2014 digunakan dan dianalisis dengan metode OLS. Tujuh variabel independen (pemakaian handphone, tingkat pendidikan, jenis kelamin, pengeluaran per kapita, lokasi tempat tinggal, usia, dan status pernikahan) diuji terhadap nilai total produksi pertanian. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan handphone, pengeluaran per kapita, lokasi tempat tinggal, dan usia berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani.
Copyrights © 2024