Kontribusi nilai perdagangan internasional semakin bertumbuh dalam menyokong pertumbuhan ekonomi dalam kasus Indonesia. Komoditas mutiara alam (HS 71) Indonesia memiliki tren ekspor yang meningkat signifikan dengan tujuan utama ekspor Indonesia ialah Singapura, Jepang, Hong Kong, dan Swiss selama 10 tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi pengaruh faktor determinan yang diuji terhadap nilai ekspor HS 71 Indonesia selama periode 2003 hingga 2022. Analisis data panel dinamis dilakukan dalam memproyeksikan hubungan tersebut dengan metode First Difference Generalized Method of Moment (GMM). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa nilai ekspor pada periode sebelumnya, nilai tukar, dan permintaan masyarakat terhadap barang mewah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai ekspor komoditas HS 71 Indonesia. Di sisi lain, nilai daya beli masyarakat pada negara mitra dagang dan tarif memiliki pengaruh negatif yang tidak signifikan.
Copyrights © 2024