Tujuan riset ini ialah untuk mengidentifikasi dampak dari non performing loan (NPL), loan to deposit ratio (LDR), serta biaya operasional pendapatan operasional (BOPO) terhadap return on asset (ROA) pada korporasi perbankan. Riset ini dilakukan pada korporasi sektor perbankan yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rentang waktu tahun 2017-2021. Purposive sampling dipakai sebagai metode pengambilan sampel dengan melibatkan 64 emiten sampel. Data kuantitatif dan data sekunder yang dipakai dalam riset. Observasi dan studi dokumentasi dipakai sebagai teknik pengumpulan. Analisis regresi linier berganda dipakai sebagai teknik analisis data. Hasil riset mengindikasikan bahwa secara simultan, return on asset (ROA) dipengaruhi secara signifikan oleh non-performing loan (NPL), loan to deposit ratio (LDR) serta biaya operasional pendapatan operasional (BOPO). Secara parsial, return on asset (ROA) dipengaruhi secara negatif signifikan oleh non performing loan (NPL) dan biaya operasional pendapatan operasional (BOPO), pada sisi lain return on asset (ROA) dipengaruhi secara positif signifikan oleh loan to deposit ratio (LDR).
Copyrights © 2024