Return On Asset (ROA) adalah salah satu rasio profitabilitas. Dalam analisis laporan keuangan, rasio ini paling sering disoroti, karena mampu menunjukkan keberhasilan perusahaan menghasilkan keuntungan. Adapun dalam penelitian kali ini yang mempengaruhi Return On Asset (ROA) yaitu kepemilikan institusional dan dewan komisaris independen. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan metode pengumpulan data timeseries. Data yang digunakan laporan keuangan tahunan perusahaan sektor keuangan periode 2020-2022 sebanyak 33 sampel. Hasil data sekunder yang dikumpulkan melalui laporan keuangan telah diuji dengan uji asumsi klasik berupa asumsi normalitas, asumsi multikolonieritas ,asumsi Heteroskedastisitas dan asumsi autokorelasi. Metode analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kepemilikan institusional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return On Asset (ROA) dan dewan komisaris independent berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Return On Asset (ROA).
Copyrights © 2024