Generasi Z di Tana Toraja menghadapi tantangan dalam mempertahankan identitas budaya di tengah arus modernisasi. Filosofi Tallu Lolona yang menekankan keseimbangan antara manusia, hewan, dan tumbuhan merupakan kearifan lokal yang penting untuk dilestarikan. Di sisi lain, Pendidikan Agama Kristen (PAK) memainkan peran penting dalam membentuk karakter generasi muda Toraja. Namun, kurikulum PAK saat ini dianggap belum sepenuhnya relevan dengan konteks budaya lokal. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi integrasi nilai-nilai Tallu Lolona ke dalam kurikulum PAK untuk Generasi Z di Toraja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur, menganalisis berbagai sumber tentang filosofi Tallu Lolona, PAK, dan karakteristik Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Tallu Lolona ke dalam PAK memiliki potensi signifikan untuk memperkuat identitas budaya sekaligus memperdalam pemahaman spiritual generasi muda Toraja. Melalui pengembangan kurikulum terintegrasi, metode pembelajaran holistik, dan pelibatan tokoh masyarakat serta pemuka agama, sekolah-sekolah Kristen di Toraja dapat menciptakan model pendidikan karakter yang unik. Model ini tidak hanya mempertahankan warisan budaya Toraja, tetapi juga mempersiapkan Generasi Z untuk menghadapi tantangan dunia modern dengan iman Kristen yang kokoh dan identitas budaya yang kuat.
Copyrights © 2024