Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pengembangan kompetensi manajerial aparatur pemerintah daerah di Kantor Walikota Jakarta Pusat, menggunakan kerangka Teori Edward yang terdiri dari empat dimensi: Struktur Organisasi, Sumberdaya Organisasi, Disposisi, dan Struktur Birokrasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dari informan yang terlibat langsung dalam implementasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan adanya sinergitas yang baik dalam komunikasi, sumber daya manusia dengan kapasitas dan kualitas yang memadai, serta efisiensi dalam pelaksanaan tugas. Disposisi rekrutmen pegawai mencakup PNS, P3K, dan honorer, dengan penempatan yang diatur oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan proses rekrutmen tahunan untuk pegawai honorer. Struktur birokrasi telah disesuaikan untuk mendukung pengembangan kompetensi pegawai, memastikan kepatuhan terhadap standar yang berlaku. Penelitian ini memberikan wawasan tentang efektivitas kebijakan pengembangan kompetensi dalam konteks administrasi pemerintahan di Jakarta Pusat
Copyrights © 2023