cover
Contact Name
Faturachman Alputra Sudirman
Contact Email
fatur@uho.ac.id
Phone
+6282251053573
Journal Mail Official
neorespublica@uho.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Pemerintahan. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu Oleo Kampus Baru Jl, H.E.A. Mokodompit, Kota Kendari, 93232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27160777     DOI : 10.52423
Core Subject : Social,
NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan is a peer-reviewed journal published by the Department of Government Science, Faculty of Social and Political Science, Universitas Halu Oleo. Published 2 (two) issues in a year (June and December). NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan publishes various concepts of thinking or ideas and research on the following topics 1) State and Governance, 2) Policy and public services, 3) Government innovation, 4) Local Government and Public Policy, 5) Political and Government.
Articles 125 Documents
Meraih Kinerja Pegawai Melalui Disiplin Jam Kerja Muhammad Nasir
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 4 No. 1 (2022): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v4i1.5

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui penegakan disiplin kerja untuk peningkatan kinerja. Penelitian deskriptif  kualitatif dimana sumber data primer dan teknik pengumpulan data lebih banyak pada hasil wawancara mendalam dan dokumentasi.  Langkah-langkah analisis data dikategorisasi, reduksi dan interpretasi. Hasil wawancara dan dokumentasi  di cek kembali untuk memperjelas  disiplin jam kerja untuk peningkatan kinerja  pegawai. Hasil penelitian yang mana penegakan disiplin pada jam kerja disiplin pegawai di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Propinsi Sulawesi Tenggara meliputi kehadiran dan kepatuhan pegawai pada jam kerja,  tugas tepat waktu Peningkatan kinerja pegawai di BAPPEDA) Propinsi Sulawesi Tenggara berupa produktivitas memperbaiki dan meningkatkan kemampuan menyelesaikan volume pekerjaan sesuai target, menghasilkan pekerjaan sesuai dengan aturan/ketentuan, menyelesaikan pekerjaan berkualitas. Persiapan pelayanan publik tepat dan  kemudahan  mengaksesnya segala bentuk pelayanan untuk mencapai pelayanan prima. Akuntabilitas melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan. Kata Kunci : Disiplin, Jam Kerja, Kinerja
Faktor-Faktor Pendorong dan Penghambat Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Primer pada Masa Pandemi Covid - 19 Rosnah; Syaifudin Suhri Kasim
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 4 No. 1 (2022): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v4i1.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor pendorong dan penghambat pemanfaatan pelayanan kesehatan primer pada masa pandemik covid 19, terutama yang bersumber dari masyarakat.. Jenis penelitian  bersifat deskriptif kualitatif.  Sumber data primer diperoleh langsung melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data  sekunder    diperoleh dari laporan Puskesmas Ranomeeto tahun 2022.  Informan penelitian adalah Kepala Desa, Kepala Puskesmas,  Satgas Covid-19,  tokoh masyarakat dan kader posyandu.  Analisis data  menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikaan kesimpulan/ verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Faktor pendukung pemanfaatan pelayanan kesehatan primer, diantaranya adalah nilai-nilai budaya  (sikap toleransi kepada hal-hal baru) dan sikap mental (penilaian tinggi terhadap unsur-unsur yang membawa kebaikan). (2) Faktor penghambat pemanfaatan pelayanan kesehatan primer diantaranya:  sikap tradisionalistis,  prasangka buruk terhadap sesuatu yang baru, kekhawatiran terjadi kegagalan pada hal baru, serta hambatan yang bersifat ideologis. Perhatian pemerintah terhadap faktor pendukung dapat mendorong masyarakat menjadi lebih kooperatif dalam mengikuti arahan yang di tetapkan oleh pemerintah; seperti pakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan melakukan vaksin. Perhatian pemerintah terhadap factor penghambat dapat mengatasi kegagalan dalam implementasi program. Kata kunci : Covid-19, Faktor Pendukung, Faktor Penghambat, Kesehatan Primer, Pelayanan
Evaluasi Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Peningkatan Kualitas Hidup Keluarga Penerima Manfaat di Kecamatan Sopai Kabupaten Toraja Utara Resky Sirupang Kanuna; Juanda Nawawi; Nulinah
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 4 No. 1 (2022): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v4i1.7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program Keluarga Harapan (PKH) dalam peningkatan kualitas hidup keluarga penerima manfaat di Kecamatan Sopai Kabupaten Toraja Utara.  Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Adapun Fokus pada penelitian ini adalah model evaluasi dalam analisis kebijakan publik yang dikaitkan dengan pelaksanaan kebijakan Program Keluarga Harapan di Kecamatan Sopai Kabupaten Toraja Utara.  Ada pun kriteria yang dikembangkan oleh William N. Dunn, mencakup evaluasi, yaitu: efektifitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas dan ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pelaksanaan PKH sudah berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan diluncurkannya PKH yaitu dengan harapan mampu meningkatkan kualitas hidup peserta PKH lewat partisipasi dalam kesehatan dan pendidikan.
Strategi Pengembangan Blue Economy Wilayah Perbatasan Indonesia: Tata Kelola Ekonomi Maritim Pesisir Kepulauan Riau Dhani Akbar; Ryan Anggria Pratama; Yudhyo; Riama Lisnawati Sianturi; Nadya Triyana
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 4 No. 1 (2022): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v4i1.8

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menelaah kendala dan permasalahan pada pemantauan dan proteksi keanekaragaman hayati untuk kawasan pengelolaan perikanan dan kelautan di Provinsi Kepulauan Riau yang tidak terlepas dari permasalahan sektor perikanan dan kelautan secara umum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan data sekunder. Hasil temuan pada penelitian ini adalah rumitnya permasalahan dan kendala di sektor perikanan dan kelautan dapat berpotensi merusak kelestarian dan keseimbangan SDA dan linkungan laut, keberlanjutan pekerjaan dan mata pencaharian nelayan pesisir setempat, masalah ketahanan pangan dan ancaman alam. Kepulauan Riau tidak hanya bekerja pada implementasinya, tetapi juga ingin menjadi pelopor dan panutan dalam implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di tingkat nasional. Hal ini dibuktikan dengan ditetapkannya Peraturan Gubernur Nomor 757 Tahun 2017 pada tanggal 17 Juli 2017 terkait Sustainable Development Goals atau Tim Koordinasi Daerah untuk Sustainable Development Goals.
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Tabalong : Sebuah Evaluasi Ach. Apriyanto Romadhan; Saidatul Habibah; Iradhad Taqwa Sihidi; Muhammad Kamil
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 4 No. 1 (2022): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.642 KB) | DOI: 10.52423/neores.v4i1.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat evaluasi program bantuan stimulan perumahan swadaya di Kabupaten Tabalong. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang berasal dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan evaluasi program bantuan stimulan perumahan Swadaya dilakukan dengan penilaian enam indikator, yakni: Efektifitas, Efisiensi, Kecukupan, Pemerataan, Responsivitas, dan Ketepatan. Program ini efektif dikarenakan target yang ditetapkan berhasil direalisasi. Namun, dana yang didapatkan yakni sebesar Rp 17.500.000 masih belum cukup dalam melakukan perbaikan kualitas rumah yang memadai dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kemudian, pemerataan program ini juga belum cukup merata karena belum dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan masyarakat yang mencakup ke dalam kriteria penerima bantuan stimulan perumahan swadaya dan juga terkendala oleh masyarakat yang tinggal di bantaran sungai. BSPS ini juga masih belum tepat dalam penetapan penerima bantuannya dikarenakan masih ditemui penerima bantuan yang menerima bantuan lebih dari 1x dan juga pelaksanaan di lapangan kurang pengawasan dari pihak Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) dan juga fasilitator sehingga masih perbaikan kualitas rumah yang dilakukan belum memadai. Kata Kunci : BSPS, Evaluasi Kebijakan, Kemiskinan, Tabalong
Dampak Ekspor-Impor terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam Firsta Reynalda Azzahra; Najamuddin Khairur Rijal; Devita Prinanda
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 4 No. 1 (2022): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.859 KB) | DOI: 10.52423/neores.v4i1.16

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai dampak ekspor-impor terhadap pertumbuhan ekonomi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam. Batam merupakan daerah yang mengadopsi konsep perdagangan bebas yang kemudian mengembangkan perekonomiannya melalui kegiatan perdagangan internasional meliputi ekspor dan impor, pengolahan industri dan investasi. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori perdagangan internasional serta globalisasi dan pertumbuhan ekonomi. Metode penelitian bersifat kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan berbasis internet. Penelitian ini menemukan bahwa dengan diterapkannya kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas di Batam meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui perdagangan internasional berbasis ekspor dan impor. Dengan adanya kegiatan ekspor, meningkatkan jumlah produksi dan tingginya permintaan tenaga kerja sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Begitu juga dengan impor, dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dengan barang yang tidak diproduksi di dalam negeri
Pendekatan Sosio-Spasial Lefebvre dalam Kebijakan Pemanfaatan Ruang (Perda RTRW Kota Parepare) Muhammad Fichriyadi Hastira; Muhammad Alhamin; Ariana Yunus
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 4 No. 1 (2022): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.132 KB) | DOI: 10.52423/neores.v4i1.18

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebijakan tata ruang yang dilakukan oleh pemerintah kota Parepare dalam meningkatkan nilai tambah pemanfaatan ruang pada suatu kawasan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menjelaskan pemanfaatan ruang yang dilakukan oleh pemerintah kota Parepare. Dan melihat bagaimana perumusan kebijakan pemanfaatan ruang di Kota Parepare. Kajian ini menjelaskan bahwa pembangunan wilayah di Kota Parepare yang dilakukan selama ini tidak tertata menurut tata ruang yang baik dan lebih bersifat sektoral. Oleh karena itu, pendekatan yang holistik dan terintegrasi harus dilakukan secara berkesinambungan agar lebih optimal. Salah satu pendekatan holistik dan terintegrasi dalam mengatasi permasalahan spasial yang terjadi di Kota Parepare adalah pendekatan sosio-spasial Lefebvre. Kerangka kerja yang dikembangkan oleh Lefebvre menjelaskan bahwa pemerintah sebagai regulator akan sangat sulit mengabaikan nilai guna suatu ruang. Namun, pendekatan ini juga menjelaskan bagaimana munculnya interaksi antar aktor dalam kebijakan pemanfaatan ruang. Kebijakan penataan ruang tentunya melibatkan banyak pihak, baik dari pemerintah, masyarakat maupun korporasi atau investor. Keterlibatan banyak aktor diyakini mampu menciptakan pembangunan yang berkualitas.
Strategi Komunikasi Pemasaran Digital pada Media Sosial Instagram dalam Mempromosikan Brand “Everyday Is Saturday” Firas Surya Ramadhan; Suyanto; Nurjanah
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 4 No. 1 (2022): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.241 KB) | DOI: 10.52423/neores.v4i1.21

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana dan apa saja strategi dan pengelolaan pengembangan Media Sosial Instagram merek Everyday’s Saturday dalam meningkatkan loyalitas konsumen di Instagram, tentang merek brand Everyday Is Saturday di kota Pekanbaru. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan metode kualitatif, namun memberikan penjelasan atas data dan fakta yang ada, diperlukan satu pengujian atau penjelasan yang lebih mendalam dengan menggunakan eksplanasi. Data dan fakta yang berbentuk verbal atau narasi, dijelaskan (eksplanasi) dengan mengemukakan indikator atau kriteria. Teknik pengumpulan data yang dikelompokkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang yang diambil berdasarkan teknik purposive, yaitu owner Everyday Is Saturday, admin media sosial Everyday Is Saturday, serta followers dari Everyday Is Saturday yang menggunakan Instagram. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi membangun hubungan dengan konsumen dalam membangun kesadaran suatu merk dengan cara melakukan penggunaan media sosial yang maksimal. Berikutnya strategi membangun merk dalam membentuk brand image dan brand awareness itu sendiri dilakukan dengan cara mengedukasi konsumen melalui strategi di dalam media sosial khususnya instagram.
Dinamika Penganggaran Pilkada di Kota Palu dan Provinsi Sulawesi Tengah Irwan Waris
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 4 No. 1 (2022): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.878 KB) | DOI: 10.52423/neores.v4i1.23

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan dinamika politik penganggaran Pilkada di Kota Palu dan Provinsi Sulawesi Tengah. Sumber data berasal dari wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan aktor-aktor yang terlibat dalam proses penganggaran Pilkada. Sedangkan dokumentasi dilakukan dengan mengumpulkan risalah rapat proses perencanaan dan pembahasan anggaran Pilkada. Penelitian ini menemukan bahwa Komisi Pemilihan Umum di Provinsi Sulawesi Tengah dan Kota Palu mendapatkan realisasi anggaran yang tidak sama dalam pembiayaan Pilkada, begitupun dalam proses pembahasan membutuhkan waktu yang berbeda. Dinamika politik penganggaran Pilkada di Kota Palu dan Sulawesi Tengah dipengaruhi tiga faktor. Pertama, soliditas team work Komisi Pemilihan Umum dalam pembahasan anggaran. Kedua, jalinan komunikasi antara Komisi Pemilihan Umum dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah. Ketiga, kekuatan argumentasi team Komisi Pemilihan Umum dalam menyusun anggaran
Pergulatan Sejarah, Ekonomi, Agama dan Politik dalam Pembentukan Kekerasan Simbolik terhadap Keterwakilan Perempuan di Desa Tabanio Noviana Sari; Siti Mauliana Hairini; Pathurrahman; M. Syarif Hidayat
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 4 No. 2 (2023): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.559 KB) | DOI: 10.52423/neores.v4i2.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pergulatan berbagai faktor dalam melahirkan kekerasan simbolik terhadap perwakilan politik perempuan di desa pesisir. Perempuan di Tabanio memiliki eksistensi politik yang sangat minim sehingga berdampak pada kebijakan pemerintah desa. Penelitian ini menemukan tiga faktor dalam pembentukan kekerasan simbolik yang bersifat saling terintegrasi untuk memperkuat maskulinitas sebagai kekerasan simbolik pada perempuan. Faktor pertama, Tabanio memiliki begitu banyak sejarah tentang kepahlawanan laki-laki yang dapat digunakan sebagai reproduksi kekerasan budaya. Faktor kedua, ekonomi di sektor swasta dan tokoh agama seperti Habib turut memperkuat pemisahan antara laki-laki dan perempuan serta melahirkan reproduksi kekerasan sosial. Faktor pembentukan terakhir adalah reproduksi kekerasan politik yang diciptakan pada BPD (Badan Permusyawaratan Desa) sebagai lembaga politik formal yang semakin menajamkan pengasingan perempuan dalam keterwakilan politik Pemerintahan Desa. Keseluruhan faktor tersebut menjadi lapisan-lapisan yang Bersatu padu dalam melegitimasi struktur dominasi terhadap politik perempuan di wilayah pesisir.

Page 1 of 13 | Total Record : 125