Menurut RPJMD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2021-2026 terdapat beberapa isu strategis yang berhubungan dengan permasalahan infrastruktur jalan, yaitu pemantpan infrastruktur, optimalisasi kebijakan penataan ruang wilayah perkotaan dan pedesaan, dan integrasi pembangunan infrastruktur. Di Kabupaten Sidoarjo, kecamatan yang memiliki persentase jalan tidak mantap tertinggi adalah Kecamatan Sedati dengan nilai 13,93%. Maka dari itu, diperlukan upaya yang tepat dari pemerintah dalam memberikan pelayanan publik dalam bidang jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembangunan dan rehabilitasi pemeliharaan jalan oleh Dinas PU Bina Marga dan SDA Kabupaten Sidoarjo. Teori yang digunakan adalah pembangunan menurut M.L. Jhingan yang berfokus pada syarat keberhasilan pembangunan yang memiliki empat dimensi, yaitu tujuan, penetapan sasaran dan prioritas, kebijaksanaan pembangunan yang tepat, dan dukungan masyarakat. Hasil penelitian didapatkan bahwa pembangunan dan pemeliharaan jalan secara keseluruhan dapat dikatakan berhasil dalam menangani permasalahan infrastruktur jalan khususnya Kecamatan Sedati yang memiliki presentase jalan tindak mantap paling tinggi di Kabupaten Sidoarjo.
Copyrights © 2024