Program sosialisasi stunting dan dampak pernikahan dini di MTs Darul Ihsan, Desa Dano, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, yang dilaksanakan pada 2 September 2024, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai risiko kesehatan dan sosial dari pernikahan dini dan stunting. Metode yang digunakan termasuk pre-test, post-test, ceramah, dan diskusi kelompok terarah (FGD). Pre-test mengukur pengetahuan awal siswa, sedangkan post-test mengevaluasi peningkatan setelah sosialisasi. Hasil menunjukkan bahwa sebelum sosialisasi, banyak siswa kurang memahami bahaya stunting dan pernikahan dini. Setelah sosialisasi, pengetahuan siswa meningkat signifikan, dengan beberapa siswa yang sebelumnya menjawab tidak tahu, kini mampu menjawab dengan benar. FGD juga memfasilitasi diskusi aktif dan pertanyaan siswa. Program ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa dan memberikan dampak edukatif positif, serta berpotensi mendukung pembangunan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera di Desa Dano.
Copyrights © 2024