Usaha penyewaan kamar, biasanya disebut bisnis properti, adalah sektor yang mampu tumbuh dan memberikan keuntungan ekonomi yang konsisten. Namun, masih banyak pemilik kos-kosan yang mengabaikan pencatatan keuangan, terutama laporan laba rugi. Laporan laba rugi memainkan peran penting, mengungkapkan jumlah keuntungan yang dihasilkan oleh bisnis dan total pendapatan yang dicapai. Penelitian ini fokus pada bisnis kos-kosan yang termasuk dalam kategori bisnis sederhana dengan potensi pendapatan yang cukup besar. Namun, banyak pemilik kos-kosan tidak memahami pentingnya pelaporan keuangan, khususnya laporan laba rugi. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menilai aspek keuangan Kost El Farras di Banjarmasin Utara. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara sepanjang bulan November.Temuan disajikan dalam tabel yang menggambarkan laporan pendapatan dan pengeluaran, serta laporan laba rugi. Tabel ini memberikan rincian pendapatan dari sewa dan biaya wifi, serta alokasi pengeluaran seperti biaya air, wifi, listrik, dan lain-lain. Analisis laporan laba rugi menunjukkan bahwa Kost El Farras meraih keuntungan sebesar Rp 12.860.000 pada bulan November. Informasi yang disajikan dalam laporan ini terbukti bermanfaat bagi pemangku kepentingan untuk membuat keputusan bisnis yang lebih terinformasi.
Copyrights © 2024