Analisis sensitivitas adalah sebuah analisis yang dilakukan untuk mengetahui perubahan dalam dasar-dasar perhitungan biaya dan manfaat pada sebuah proyek, yang meliputi kenaikan biaya-biaya, seperti biaya konstruksi, biaya bahan baku, biaya produksi, penurunan produktivitas, mundurnya jadwal pelaksanaan proyek, Analisa Producer Surplus merupakan parameter evaluasi kelayakan proyek, dalam hal ini keuntungan (benefit) yang digunakan adalah semua surplus yang dinikmati oleh produsen barang dan jasa yang dijual dalam daerah pengaruh proyek. Dengan melakukan analisis Producer Surplus maka akibat yang mungkin terjadi dari perubahan-perubahan produksi hasil tanam pada lokasi proyek atau akibat dari pembangunan ruas jalan baru tersebut dapat diketahui. Dalam menganalisis kelayakan ekonomi dilakukan analisa cash flow dari masing-masing kriteria kelayakan ekonomi. Kriteria ekonomi dengan discount rate yang dihitung adalah 10%, 12% dan 15%, Untuk itu perlu dilihat sejauh mana manfaat kelayakan ekonomi, peningkatan produksi akibat pembangunan proyek dan perubahan terhadap parameter BCR, NPV dan EIRR akibat analisis sensitivitas dengan melakukan skenario kondisi awal (normal); skenario komponen biaya + 10% & komponen manfaat tetap; skenario komponen biaya + 15% & komponen manfaat tetap; skenario komponen biaya + 20% & komponen manfaat tetap; skenario komponen biaya tetap & komponen manfaat – 10%; skenario komponen biaya tetap & komponen manfaat – 15%; skenario komponen biaya tetap & komponen manfaat – 20%; skenario komponen biaya + 10% & komponen manfaat – 10%; skenario komponen biaya + 15% & komponen manfaat – 15%; skenario komponen biaya + 20% & komponen manfaat –20%. pada pembangunan jalan Lawe Sigala Gala – Suka Dame (with project).
Copyrights © 2024