Keterampilan pemecahan masalah matematis memungkinkan siswa untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan kritis dan kreatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana siswa SD/MI memecahkan masalah matematika dalamĀ materi bangun ruang berdasarkan Langkah Polya. Siswa kelas 6A MI Darut Tauhid Surabaya dijadikan sebagai sumber informasi dalam penelitian kualitatif dengan teknik deskriptif ini. Tes pemecahan masalah, wawancara, serta dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, (1) persentase kemampuan pemecahan masalah siswa kelas 6A MI Darut Tauhid Surabaya berkategori tinggi yaitu sebesar 64%, berkategori sedang sebesar 28 %, dan berkategori rendah sebesar 8% (2) siswa berkemampuan tinggi dapat menjalankan 4 langkah pemecahan masalah Polya dengan sangat baik, yaitu memahami masalah, merencanakan pemecahan, melaksanakan rencana pemecahan, dan memeriksa kembali Sedangkan siswa berkemampuan sedang hanya mampu melalui 3 tahapan polya dan masih kurang teliti dalam memeriksa kembali, serta siswa yang berkemampuan rendah hanya mampu melaksanakan tahap memahami masalah dan kurang mampu menjalankan langkah-langkah polya berikutnya.
Copyrights © 2023