Seiring dengan perubahan teknologi yang terus terjadi, industri perbankan dituntut untuk mampu beradaptasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi untuk terus berinovasi. Saat ini, mulai generasi baru yang memasuki dunia kerja. Para pemimpin perusahaan sebaiknya mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan generasi Y di industri atau perusahaan, karena ini dapat dijadikan peluang sekaligus tantangan untuk masa depan negara Indonesia. Generasi Y sendiri identik dengan angka turnover intention yang cukup tinggi, yang mana perusahaan perlu memberikan perhatian lebih terhadap tingkat turnover karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti secara mendalam mengenai pengaruh work engagement, work-life balance, dan reward generasi Y terhadap turnover intention. Untuk menguji isu tersebut peneliti menggunakan data primer berupa kuesioner. Analisis data yang digunakan software SPSS versi 26. Penelitian ini berguna bagi manajer untuk menangani permasalahan turnover intention karyawan. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa variabel work engagement memiliki pengaruh negatif secara signifikan terhadap turnover intention. Kemudian variabel work life balance memiliki pengaruh negatif secara signifikan terhadap turnover intention. Begitu pula dengan variabel reward memiliki pengaruh negatif secara signifikan terhadap turnover intention.
Copyrights © 2023