Hasil penelitian di atas dapat dilihat bahwa Penyelenggaraan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Melalui Googelform Selama Pandemi Covid-19 Di SMA Negeri 1 Pantai Labu dijelaskan dalam beberapa indikator, yaitu 100% guru tetap memberikan pembelajaran PJOK, , 66,7% guru menggunakan metode pembelajaran daring, 38,9% pembelajaran PJOK sesuai dengan rencana pembelajaran dan 38,9% sesuai dengan rencana pembelajaran namun tidak koheren, 100% menggunakan media pembelajaran whatsapp group, 94% siswa antusias dan berpartisipasi dengan baik dalam pembelajaran, 100% guru bekerja sama dengan orang tua siswa sehingga proses pembelajaran PJOK terus berlanjut, 61 ,1% of teachers said that in its implementation only part of the learning was in accordance with lesson plans, 100% of the assessment was based on the collection of assignments and exams, 83.3% of teachers said that online learning was ineffective, and 50% of the obstacles in online PJOK learning were difficulties accessing the internet. Sebanyak 61 ,1% guru mengatakan bahwa dalam pelaksanaannya hanya sebagian dari pembelajaran yang sesuai dengan rencana pelajaran, 100% penilaian didasarkan pada pengumpulan tugas dan ujian, 83,3% guru mengatakan bahwa pembelajaran daring tidak efektif, dan 50% kendala dalam pembelajaran PJOK daring adalah kesulitan mengakses internet.
Copyrights © 2024