Penelitian ini menggunakan pendekatan semantik inkuistif yang masih jarang digunakan di Indonesia. Semantik inkuistif merupakan kajian yang berusaha menggali peribahasa sebagai objeknya lebih mendalam untuk mengetahui mengapa dan bagaimana suatu objek dapat dijadikan metafora dalam peribahasa tersebut. Data dalam penelitian ini merupakan peribahasa Melayu berobjek batu yang diperoleh dari Pusat Rujukan Persuratan Melayu (PRPM). Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik catat. Proses analisis data melewati tiga tahap yakni reduksi data, penyajian data, dan simpulan. Hasil yang diperoleh yakni batu digunakan sebagai perumpamaan dalam peribahasa Melayu karena karena karakteristiknya yang sederhana, tidak berharga, dan berat.
Copyrights © 2024