Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik batin para tokoh dalam novel Pulang-Pergi karya Tere Liye yang kemudian dimanfaatkan sebagai alternatif bahan ajar di SMA. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, yang mana dengan cara menjabarkan data yang telah diperoleh secara rinci. Metode penelitian tersebut dipilih untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan, di antaranya: 1) Bagaimana bentuk emosi para tokoh dalam novel Pulang-Pergi karya Tere Liye; 2) Bagaimana bentuk konflik batin para tokoh dalam novel Pulang-Pergi karya Tere Liye dilihat dari teori psikoanalisis Sigmund Freud; 3) Bagaimana relevansi novel Pulang-Pergi karya Tere Liye terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Berdasarkan hasil analisis tersebut, terdapat sebanyak sembilan belas tokoh yang memiliki konflik batin. Masing-masing tokoh tersebut memiliki emosi yang meliputi rasa dendam, marah, kecewa, kesal, iba, cemas, dan lainnya. Juga bentuk pertahanan diri yang berbeda-beda akibat dari konflik batin tersebut. Seperti rasionalisasi, sublimasi, proyeksi, pengalihan, penyangkalan, regresi, dan lainnya. Berdasarkan hasil analisis tersebut kemudian dijadikan sebagai alternatif bahan ajar berupa RPP dan Modul yang disesuaikan dengan kompetensi dasar 3.9 mengenai analisis isi dan kebahasaan novel di kelas XII SMA karena novel tersebut memuat unsur intrinsik yang diajarkan berupa penokohan dan konflik yang sesuai dengan kompetensi dasar yang diajarkan.
Copyrights © 2023