Ditengah kemajuan teknologi dan perubahan sosial, pola pendidikan orang tua kepada remaja tidak berubah. Informasi tentang kesehatan reproduksi dan seksualitas masih tabu untuk dibicarakan. Akibatnya, remaja mendapatkan informasi yang salah, sehingga terjadi banyaknya penyimpangan perilaku seksual para remaja. Penelitian ini merupakan penelitian pre-experiment design dengan pendekatan one group pretest posttest design, populasi sebesar 782 orang, sampel sebesar 89 orang yang diambil menggunakan Stratified random sampling, instrument yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data menggunakan Uji Paired T-Test. Hasil Uji Paired T-Test menunjukkan nilai signifikansi pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan sebesar 0,000 < 0,05. yang berarti Hɑ diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh penggunaan media sosial sebagai media promosi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di SMPN 1 Sakra.
Copyrights © 2023