Berdakwah adalah proses mengkomunikasikan pesan-pesan Ilahiyah kepada orang lain. Agar pesan tersebut bisa dipahami dengan baik, diperlukan adanya penguasan komunikasi yang efektif. Muhammad SAW sebagai seorang utusan Allah SWT, punya tugas utama membawa kabar gembira dan memberi peringatan kepada seluruh umat manusia. Kegiatan penyampaian wahyu dan ajaran beriman kepada Allah biasanya disebut dakwah. Karena itu, perlu pengembangan paradigma dakwah, yang salah satunya adalah dengan memahami metode dakwah yang tepat untuk membina dan memahamkan Al-qur’an kepada umaat. Metode dakwah yang dapat diimplementasikan dalam melakukan pembinaan dan pemahamaan Al-qur’an kepada umat. Ada beberapa metode dakwah yang bisa dilakukan. Pertama, metode Bil-hikmah kedua, Metode Mau’idzah Hasanah. Ketiga, Mujadalah billati hiyya ahsan. Al-Qur’an memberikan panduan tentang metode-metode dakwah untuk membina dan memahamkan Al-Qur’an kepada seluruh umat manusia, yaitu menyampaikan dengan lemah lembut dan perkataan-perkataan yang baik. Dengan demikian komunikasi Dakwah memegang peranan yang sangat penting di dalam menentukan dan memastikan seorang pembina pembawa risalah untuk senantiasa bekerja lebih produktif, efektif, dan efesien untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan. Tanpa komunikasi dakwah maka proses pembinaan tidak akan berlangsung dengan baik. Dalam konteks inilah dapat juga dikatakan bahwa pembinaan pada hakekatnya juga proses komunikasi secara terus menerus, dalam pengertian komunikasi dilakukan oleh seorang pembawa risalah ilahi.
Copyrights © 2023