Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar bahasa inggris dalam berbicara pada siswa kelas X-3 SMA Negeri 1 Susut. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa penyebaran angket, dokumentasi hasil tes formatif dan observasi pada kegiatan pembelajaran. Data yang didapat dianalisis menggunakan metode skala likert untuk menganalisis kesulitan belajar siswa dalam berbicara berdasarkan 6 indikator utama yaitu: motivasi siswa, peran siswa dalam pembelajaran, intake siswa, sarana dan prasarana, materi pembelajaran,dan lingkungan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat beberapa kesulitan belajar bahasa inggris dalam berbicara yang dihadapi oleh siswa meliputi: 1) perasaan ragu dan kurang percaya diri saat praktek berbicara bahasa inggris yang disebabkan oleh minimnya motivasi dari guru dan diri sendiri, 2) Minimnya ketersediaan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran, 3) alokasi waktu pembelajaran yang singkat sehingga tidak tersedianya waktu praktek berbicara bahasa inggris yang cukup, 4) Kondusifitas suasana pembelajaran yang tergesa-gesa akibat waktu pembelajaran terbatas.
Copyrights © 2023