Pengembangan bahan baku kosmetik berbasis nanopartikel semakin banyak dikembangkan dengan alasan karena partikel dengan ukuran nano akan lebih mudah untuk diserap dan terdifusi dalam kulit daripada partikel yang memiliki ukuran lebih besar. Hal ini juga lah yang mendasari dikembangkannya nano kolagen dari tulang dan kulit belut sawah yang berpotensi sebagai bahan baku kosmetik. Untuk membuktikan keberhasilan preparasi nano kolagen dari tulang dan kulit belut sawah tersebut maka pada penelitian ini dilakukan karakterisasi nanokolagen yang dihasilkan. Pada Penelitian ini kolagen diisolasi dengan Metode asam basa dilanjutkan dengan pengecilan ukuran partikel secara top down selanjutnya nanokolagen yang diperoleh dikarakterisasi meliputi kadar air, kadar lemak, kadar protein, ukuran partiel, zeta potensial dan analisis gugus fungsi dengan FTIR. Dari penelitian ini diperoleh Nanokolagen dari kulit dan tulang belut sawah dengan rendemen 2,28% yang memiliki karakteristik sebagai berikut kadar air 7,35 ± 0,38 %, kadar lemak 13,22 ± 0,41 %, kadar protein 24,89 ± 0,27 %, ukuran partikel 591,6 ± 77,2 nm, zeta potensial 0.2 mV dan hasil analisa FTIR menunjukkan puncak serapan khas kolagen yaitu Amida A, Amida B, Amida I, Amida II dan III.
Copyrights © 2024