Abstract. In the millennial era, Instagram can be used as a means of preaching (dakwah) by the generation of this time. Its flexible usage facilitates the implementation of preaching without requiring much space. However, many dakwah messages on Instagram do not entirely transform the thinking and behavior of the audience (mad’u). This raises questions considering the widespread popularity of Instagram users in Indonesia. This study aims to analyze whether there is an increase in worship awareness towards dakwah messages on Instagram. Using qualitative methods such as observation, interviews, and documentation, the researcher found an increase in worship awareness among students of the 2019 Faculty of Dakwah. Although fundamentally every Muslim has a sense of worship awareness, the existence of these dakwah contents has indeed led to an increase. Through this research, it is hoped that male and female students of the Faculty of Dakwah can effectively use Instagram as a means of preaching, both as communicators and recipients. Abstrak. Di zaman milenial, Instagram dapat digunakan sebagai alat dakwah oleh generasi di zaman ini. Penggunaannya yang fleksibel memudahkan implementasi dakwah tanpa memerlukan banyak ruang. Namun, banyak pesan dakwah di Instagram tidak sepenuhnya mengubah cara berpikir dan tingkah laku mad’u. Hal ini menjadi pertanyaan mengingat popularitas pengguna Instagram di Indonesia sangat banyak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah ada peningkatan dalam kesadaran beribadah terhadap pesan-pesan dakwah di Instagram. Dengan menggunakan metode kualitatif berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi peneliti menemukan adanya peningkatan kesadaran beribadah pada mahasiswa fakultas dakwah 2019. Meskipun pada dasarnya setiap seorang Muslim mempunyai kesadaran beribadah, namun dengan adanya konten-konten dakwah tersebut kenyataannya terdapat peningkatan. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan mahasiswa-mahasiswi fakultas dakwah dapat dengan baik menggunakan Instagram sebagai alat dakwah baik secara komunikator atau komunikan.
Copyrights © 2024