Abstract. The main problem with the skin, especially facial skin, which tends to be uncovered and is directly exposed to free radicals, which can harm the skin, such as UV rays, causing dry skin, aging and dark spots to appear on the skin. Therefore, antioxidant preparations are needed to reduce these free radicals. Microemulsion serum is a cosmetic preparation that contains high concentrations ands effective in treating skin problems with a clear and thermodynamically stable appearance. Based on this phenomenon, the problems in this study are formulated as follows: What is the rate of penetration of microemulsion preparations on the skin? What is the antioxidant activity of microemulsion preparations? Researchers use the literature study method, by searching for literature in the form of journals using online media such as Google Scholar, Pubmed, and other journal sites with the technique of collecting various scientific literature both primary and secondary. The results of this study were antioxidant compounds in microemulsion serum preparations that had a better penetration rate than non-microemulsion preparations and the antioxidant activity of microemulsion preparations was stronger than without microemulsion due to modification of the particle size to be smaller. Abstrak. Permasalahan utama pada kulit terutama pada kulit wajah yang cenderung tidak tertutupi dan langsung terpapar faktor radikal bebas yang dapat membahayakan kulit seperti sinar UV sehingga menimbulkan kulit kering, penuaan dan muncul bintik-bintik hitam pada kulit. Oleh karena itu, diperlukan sediaan antioksidan untuk meredam radikal bebas tersebut. Serum mikroemulsi merupakan sediaan kosmetika yang mengandung zat aktif dan efektif dalam mengatasi permasalahan kulit dengan tampilan yang jernih dan stabil secara termodinamika. Berdasarkan fenomena tersebut, maka permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: Bagaimana laju penetrasi sediaan mikroemulsi pada kulit? Bagaimana aktivitas antioksidan pada sediaan mikroemulsi? Peneliti menggunakan metode studi pustaka, dengan mencari literatur berupa jurnal menggunakan media online seperti Google Scholar, Pubmed, dan situs jurnal lainnya dengan Teknik pengumpulan berbagai literatur ilmiah baik primer maupun sekunder. Hasil dari penelitian ini adalah senyawa antioksidan dalam sediaan serum mikroemulsi memiliki tingkat laju penetrasi yang lebih baik dibandingkan sediaan tanpa mikroemulsi dan aktivitas antioksidan yang dimiliki sediaan mikroemulsi lebih kuat dibandingkan tanpa mikroemulsi akibat adanya modifikasi ukuran partikel menjadi lebih kecil.
Copyrights © 2024