Penelitian tentang variasi bahasa penutur dalam komunikasi jual beli di Pasar Socah Bangkalan dilakukan karena menarik dan penting dalam bahasa. Variasi ini muncul karena keragaman masyarakat penutur. Pasar Socah Bangkalan dipilih karena banyak dikunjungi berbagai masyarakat. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan variasi bahasa penutur dalam komunikasi jual beli di pasar tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, simak bebas libat cakap, rekam, dan catat. Teknik analisis meliputi pembeda reaksi dan kadar keterdengaran. Hasil penelitian dari Desember-Februari menunjukkan variasi bahasa Madura, Jawa, dan campuran. Terdapat idiolek, dialek, dan sosiolek. Idiolek meliputi variasi bahasa Madura, Jawa, dan campuran. Dialek berasal dari bahasa Madura. Variasi ini terkait masalah pribadi penutur berdasarkan pekerjaan, termasuk variasi bahasa jual beli yang digunakan pedagang dan pembeli di pasar. Sosiolek mencakup kolokial tingkatan ngoko, Iya-Enja’, dan Engghi-Enten.
Copyrights © 2024