Infeksi HAIs di rumah sakit adalah kondisi infeksi yang muncul sebagai hasil dari perawatan medis dan pelayanan Kesehatan. Tindakan pencegahan dan pengendalian infeksi menjadi suatu keharusan di lingkungan rumah sakit, khususnya di ruang isolasi. Pengetahuan dan sikap keluarga tentang HAIs mencakup pemahaman terhadap cara infeksi dapat terjadi, tanda-tanda dan gejala infeksi, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil. Keluarga yang mendapat informasi dengan baik dapat berpartisipasi aktif dalam merawat pasien dan membantu mengidentifikasi potensi risiko infeksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui “Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap keluarga pasien tentang pencegahan HAIs (Healthcare Associated Infections) di Ruang Isolasi RSUD dr. Murjani Sampit. pendekatan desain One Group Pretest Posttest dengan jumlah sampel 37 responden. Peneliti mengumpulkan data sebelum intervensi (pre) untuk mendapatkan gambaran baseline kondisi subjek atau kelompok. Kemudian, setelah intervensi diberikan, data sesudah intervensi (post) dikumpulkan untuk menilai dampak atau perubahan yang terjadi. Berdasarkan Uji Statistik hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa hasil uji statistik Wilcoxon Rank Test didapatkan Z hitung -5,323 > Z tabel -1.645 (alpha 5%/0,05) Asymp.Sig.(2_tailed) adalah 0,000 (p < α) yang berarti ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap keluarga pasien tentang pencegahan HAIs di Ruang Isolasi RSUD dr. Murjani. Pentingnya pendidikan kesehatan tentang pencegahan HAIs kepada keluarga pasien yaitu dengan lima (5) tindakan yaitu: kebiasaan mencuci tangan, menggunakan alat pelindung diri/APD seperti sarung tangan, masker, etika batuk dan bersin, penggunaan antiseptik dan kebersihan lingkungan.
Copyrights © 2025