Perawatan non-farmakologis dapat diberikan perawat salah satunya melalui teknik guided imagery. Teknik guided imagery telah banyak digunakan dalam perawatan pasien dalam mengurangi rasa sakit pasien kanker, namun masih sangat sedikit yang membahas untuk penanganan nyeri pada pasien breast cancer. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan intervensi penggunaan guided imagery dalam menurunkan nyeri pada breast cancer terhadap kadar endorfin. Desain penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan metode non probability sampling (sampel non random) dengan Convinience sampling, jumlah sampel 16 orang pasien breast cancer, yang kemudian dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi guided imagery dan kelompok kontrol dengan intervensi manajemen nyeri lainnya. Pengukuran nyeri menggunakan kuesioner nyeri McGill dan VAS. Penilaian nyeri pre dan post dengan menggunakan kuesioner McGill-PRI, McGill-PPI dan VAS pada kelompok intervensi signifikan menurun dengan hasil uji statistik p= <0,05 (p=0,00), dan hasil uji laboratorium kadar endorfin serum meningkat dengan hasil uji statistik signifikan p= 0,00. Dibandingkan dengan kelompok kontrol penilaian nyeri menggunakan kuesioner McGill-PRI, McGill-PPI dan VAS menurun pada nilai mean difference namun pada hasil uji statistik nilai p= >0,05, dan pada uji laboratorium kadar endorfin serum menurun dengan hasil uji statistik p= 0,38. Teknik guided imagery efektif menurunkan skor nyeri pada pasien breast cancer, dan terbukti secara empiris efektif meningkatkan kadar endorfin serum. Hasil penelitian ini dapat memperkuat fakta ilmiah bahwa intervensi manajemen nyeri nonfarmakologis guided imagery atau imaginasi terbimbing dapat membantu menurunkan nyeri pada pasien breast cancer.
Copyrights © 2025