Penelitian ini dilatarbelakangi oleh gambir yang menjadi komoditas unggulan di daerah ini dan menjadi sumber penghidupan banyak petani. Namun, fluktuasi harga gambir di pasaran mendorong diversifikasi produk untuk meningkatkan nilai jual gambir. Salah satu inovasi adalah kain batik dengan pewarna alami dari gambir, yang berpotensi meningkatkan nilai jual gambir. Oleh karena itu, pemberdayaan pengrajin batik gambir sangat penting untuk perkembangan industri ini. Penelitian ini bertujuan mengalisis peran Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Lima Puluh Kota dalam memberdayakan pengrajin batik gambir di Kecamatan Harau Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja telah berperan cukup baik, masih ada kekurangan dalam pelatihan, pembinaan pemasaran, peningkatan keterampilan pengrajin, dan manajemen pembukuan. Selain itu, bantuan peralatan industri modern dan informasi akses pembiayaan juga belum sepenuhnya tersedia
Copyrights © 2024