Pengembangan perangkat lunak salah satu bentuk digitalitasi yang dilakukan oleh organisasi dalam menjalankan proses bisnisnya. Tetapi diperlukannya evaluasi tingkat kematangan sebagai titik awal untuk mengetahui nilai strategi, dan analisa tingkat kematangan untuk melihat kualitas performa pengembangan perangkat lunak yang mendukung kebutuhan organisasi di masa yang akan datang. salah satu evaluasinya adalah menggunakan CMMI. CMMI adalah kerangka kerja yang berfokus pada penyesuaian untuk mengevaluasi proses pengembangan dan menghasilkan perangkat lunak yang berkualitas. Hal ini dikarenakan CMMI terdiri dari panduan Best Practices untuk peningkatan proses pengembangan perangkat lunak. CMMI banyak digunakan dari berbagai bidang, karena CMMI mengandung praktik ang mengatasi manajemen proyek, serta pendukung proses lainnya dalam pengembangan dan pemeliharaan. Hasil dari evaluasi tersebut menunjukkan bahwa sudah adanya usaha untuk mengimplementasi keseluruhan praktik oleh organisasi. Hasil tingkat kematangan PT. PQR adalah organisasi masih berada di Level 2 atau tingkat kematangan terkelola dengan total nilai praktik sebesar 82%, yaitu terdapat 109 total praktik yang sudah terpenuhi dari 131 praktik. Dengan itu, diperlukannya perbaikan pada 23 praktik yang belum terpenuhi untuk dapat lanjut ke tingkat kematangan level 3, khususnya terkait dokumentasi, peraturan tertulis, pelatihan, dan juga manajemen data. Rekomendasi perbaikan diberikan agar semua praktik yang belum tercapai dalam sebuah area proses dapat terimplementasi berdasarkan buku pedoman CMMI.
Copyrights © 2024