Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia memperkenalkan SIPLah sebagai sistem informasi yang mengatur seluruh proses pengadaan barang dan jasa untuk sekolah-sekolah di Indonesia. SIPLah menyediakan platform online yang memungkinkan para pimpinan sekolah dan penyedia barang dan jasa berinteraksi secara efektif. Kegiatan sosialisasi pemanfaatan SIPLah yang diinisiasi tim dosen Institut Bakti Nusantara dan Universitas Lampung bertujuan untuk menambah kesadaran para peserta dalam memanfaatkan platform yang disediakan pemerintah untuk mengembangkan bisnisnya. Objek pengabdian ini adalah para wirausahawan berusia 20-40 tahun yang berdomisili di Desa Podosari, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Penerapan aktivitas pelatihan kepada warga dilakukan dengan kombinasi beberapa metode yaitu metode ceramah, demo, dan diskusi. Setelah mengikuti pelatihan, 88% peserta menyatakan tertarik untuk dapat memperluas jaringan pelanggan melalui SIPLah dan 12% menjawab ragu-ragu. Hasil kegiatan pengabdian sukses menarik atensi peserta untuk menggunakan teknologi dalam memasarkan produk UMKM di platform SIPLah yang dibuat Kemendikbudristek. Dampak positif kegiatan pengabdian yaitu dapat menanamkan pola pikir bagi peserta bahwa mendaftar dan tergabung dalam SIPLah dapat memberikan berbagai keuntungan bagi pelaku usaha, termasuk meningkatkan akses pasar, transparansi dalam proses pengadaan, efisiensi operasional, peluang kontrak yang lebih besar, serta dukungan dari pihak Kemendikbudristek.
Copyrights © 2024