Tingkat pendidikan ibu, pengetahuan ibu tentang nutrisi, pendapatan keluarga, pemberian ASI eksklusif atau pemberian makanan tambahan, kecukupan gizi, dan faktor genetik adalah beberapa faktor yang memengaruhi stunting. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), salah satu cara untuk mencegah stunting adalah melalui intervensi dan pelayanan berbasis masyarakat yang meningkatkan kesehatan ibu, bayi baru lahir, dan anak-anak. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Lumbang Kabupaten Pasuruan pada bulan Agustus 2023. Hasil observasi menunjukkan bahwa dari 100 KK yang diteliti, didapatkan 10 ibu dari 32 ibu nifas menyusui kurang dari 6 bulan. Dari 46 balita, 15 balita mengalami BGM karena ibu tidak tahu tentang ASI eksklusif dan pemberian makanan tambahan, terdapat 98 KK yang membuang sampah dengan cara dibakar dikarenakan kurangnya pengetahuan warga mengenai perilaku hidup bersih sehat (PHBS). Berdasarkan hasil temuan maka dilakukan penyuluhan tentang ASI Eksklusif, dan PHBS serta melakukan kolaborasi dengan ahli gizi Puskesmas mengenai menu dan pemberian MPASI. Setelah dilakukan intervensi didapatkan peningkatan pengetahuan warga, hal ini terlihat dairi peningkatan jumlah peserta yang memiliki nilai post test >70, serta tersusunlah menu pemberian makanan tambahan sehari hari yang bisa dijadikan bahan acuan ibu balita. Dengan demikian maka penyuluhan dapat terus dilakukan karena terbukti penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan seseorang tentang kesehatan
Copyrights © 2024