Kemajuan ekonomi Indonesia didukung oleh banyak faktor, termasuk Unit Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan jumlah UMKM mencapai 64,2 juta unit di seluruh Indonesia, UMKM memiliki kontribusi besar dalam menciptakan lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran. Permodalan menjadi masalah utama yang menghambat perkembangan UMKM. Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mengatasi masalah ini, melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Bank Negara Indonesia (BNI), yang menawarkan produk KUR Mikro tanpa memerlukan agunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) terhadap UMKM Kikome. Metode penelitian yang digunakan adalah purposive sampling untuk memilih sampel dengan kriteria dan karakteristik tertentu, yaitu pemilik UMKM Kikome. Dampak KUR adalah adanya peningkatan pendapatan UMKM yang membuat UMKM mengganti alat produksi lebih canggih, menambah varian, serta juga meningkatkan taraf hidup pekerja UMKM
Copyrights © 2024