Webtoon telah menjadi media populer untuk mendongeng, terutama karena aksesibilitasnya melalui platform online. Salah satu yang digemari masyarakat Indonesia adalah webtoon bergenre horror. Terdapat kecenderungan tersendiri bagi pembaca webtoon Indonesia untuk mengonsumsi konten horror (Fatha dan Mansoor, 2020). Webtoon Kemala merupakan salah satu webtoon horror Indonesia yang memiliki banyak penggemar, dengan 1,6 juta pembaca pada tahun 2022. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui alur cerita webtoon Kemala melalui aspek sekuens. Metode yang digunakan adalah metode visual storytelling Mansoor. Metode ini akan menguraikan webtoon Kemala dari aspek teraga, aspek tak teraga, dan aspek sekuens. Aspek sekuens akan didukung dengan menggunakan teori Visual Narrative Grammar Cohn. Hasil analisis menunjukkan bahwa selain visual, penggunaan aspek teraga lain seperti gutter dapat membawakan impresi yang berbeda kepada pembaca. Ditemukan juga dalam membawakan sebuah narasi visual tidak selalu harus mengikuti struktur dasar yang ada, penggunaan kerangka kategori naratif Cohn memberikan kebebasan bagi para penulis untuk menyesuaikan kebutuhan narasi yang ingin disampaikan agar cerita dapat dipahami pembaca.
Copyrights © 2024