Sketsa adalah teknik yang dilakukan sebagai fase awal pembuatan sebuah karya seni rupa dan desain. Sebagai kegiatan yang dilakukan di awal penciptaan karya, sketsa kerap dilewatkan begitu saja dan dianggap tidak perlu disimpan bahkan dikuasai dengan benar. Hal tersebut dikarenakan terdapat anggapan bahwa tujuan utama pembuatan karya seni rupa dan desain adalah hasil akhir saja. Penelitian ini menelusuri kembali peran penting proses menggambar sketsa dalam pendidikan di Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Metode deskriptif merupakan sebuah metode untuk menguraikan sebuah keadaan atau fenomena alamiah ataupun buatan manusia. Untuk memberikan deskriptif di dalam penelitian, dilaksanakan pengkajian pustaka, dokumentasi kegiatan, wawancara, dan observasi kepada para penggiat sketsa di komunitas Urban Sketcher di Jakarta. Dalam penelitian ini, sketsa ditempatkan kembali sebagai proses yang tidak boleh diabaikan dalam pekerjaan menggambar ilustrasi atau merancang visual. Wawasan dalam penelitian ini terkait dengan aktivitas menggambar sketsa yang digerakkan oleh komunitas sketsa urban (urban sketch) di Indonesia, yang prakteknya dilaksakan kembali dalam mata kuliah mata kuliah yang terkait atau pelibatan mahasiswa sebagai kegiatan penunjang. Dengan demikian hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membuka wacana bagi pengembangan pendidikan DKV yang responsif pada perkembangan zaman.
Copyrights © 2024